Volli

•November 15, 2008 • Leave a Comment

ekstra ini tidak berbeda jauh dengan ekstra BAsket karena beberapa siswa yang ikut ekstra ini juga diikutkan dalam lomba LKS

basket

•November 15, 2008 • Leave a Comment

ini merupakan ekstra di SMkNegri 1 BAngil.sebagian siswa yang ikut dalam ekstra ini mengikuti lomba LKS yang diadakan oleh dinas P&K

yang BARU di Nesaba

•November 15, 2008 • Leave a Comment

Di sekolah tercinta kita udah dibangun beberapa gedung baru untuk lebih menunjang kegiatan PBM. makin enak ajah yach?!
bukan cuma itu, sekolah kita juga lagi menjadi tuan rumah pertandingan LKS buat Basket. Acaranya seru banget. DAn banggalah kita karena tim Putra maupun Putri SMK bangil berhasil maasuk dalam pertandingan Final melawan Smk Purwosari.:-)

Prestasi?! Apa Sich?!

•November 15, 2008 • Leave a Comment

Pengertian Prestasi

Prestasi! Prestasi!
Buat yang pengen bener2 berprestasi ketahui dulu arti prestasi berikut uraiannya.
Seseorang dikatakan berprestasi atau sukses berangkat dari nilai ” Keunggulan Kompotitif ” sang subjek (Oknum) dibandingkan dengan subyek (Oknum) lain.
Biasanya keadaan ini terkait dengan faktor skill, keterampilan, atau kemampuan seseorang, sesederhana apapun kemampuan itu.
Dengan berbekal skill tersebut, berkaryalah dia. Nah, berkarya dan menghasilkan karya itulah prestasi.

Ngerti gak???

Yahh.., intinya prestasi itu adalah kemampuan seseorang untuk berkarya dan menghasilkan suatu karya (yang sukses tentunya).
Untuk menjadi Seseorang yang berprestsi,faktor yang seharusnya dimiliki darisekarang adalah mempunyai daya ataukemampuan yang sangat gigih untukmeningkatkan diri. Tegasnya, memilikikemampuan memacu dan menempa diri lebihdaripada orang lain.

Ada tiga rahasia untuk menjadi unggul dan prestatif.
Continue reading ‘Prestasi?! Apa Sich?!’

Memahami prestasi dalam sebuah proses

•November 15, 2008 • Leave a Comment

Benarkah seorang anak yang nilai ulangan matematikanya sering mendapatkan nilai 9 senantiasa “terlihat” lebih baik ketimbang kawannya yang “hanya” mendapat nilai 7? Kalau jawab saya belum tentu. Mendapatkan nilai 9 memang suatu hal yang baik sekali, di hadapan guru dan juga kawan-kawan yang lain, akan tercatat sebagai sebuah prestasi yang mengesankan, yang patut dipuji-puji, yang patut dibangga-banggakan.

Continue reading ‘Memahami prestasi dalam sebuah proses’

Tanamkan Imtaq sejak dini

•November 15, 2008 • Leave a Comment

Beberapa waktu lalu guru besar pendidikan Arif Rahman gusar dengan dunia pendidikan di Indonesia yang sudah luntur memberikan pendidikan budi pekerti. Tidak heran jika hasil pendidikan yang mengejar nilai menghasilkan generasi yang kurang peka terhadap lingkungan. Akibatnya banyak lembaga pendidikan menghasilkan kekerasan alias premanisme di lingkungan sekolah.

Sejalan dengan itu Depdiknas, cq Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengembangkan lima strategi. (1) optimalisasi pelaksanaan Pendidikan Agama Islam, (2) integrasi Iptek dan Imtaq dalam proses pembelajaran, (3) pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler berwawasan Imtaq, (4) penciptaan situasi yang kondusif dalam kehidupan sosial di sekolah, dan (5) melaksanakan kerjasama antara sekolah dengan orangtua dan masyarakat.

Strategi itu untuk mewujudkan keimanan dan ketaqwaan siswa yang merupakan core tujuan pendidikan nasional. Untuk itu lembaga pendidikan sekolah yang efektif dinilai merupakan salah satu wahana yang sangat efektif untuk mencapai tujuan pendidikan, dengan alasan karena melalui proses pendidikan di sekolah peserta didik akan memperoleh bukan saja aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap. Dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan siswa melalui lembaga pendidikan sekolah,
Continue reading ‘Tanamkan Imtaq sejak dini’

Pemberdayaan Sekolah Berwawasan Imtaq

•November 15, 2008 • Leave a Comment

Keimanan dan ketaqwaan siswa merupakan core tujuan pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, lembaga pendidikan sekolah yang efektif dinilai merupakan salah satu wahana yang sangat efektif untuk mencapai tujuan pendidikan, dengan alasan karena melalui proses pendidikan di sekolah peserta didik akan memperoleh bukan saja aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap.

Dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan siswa melalui lembaga pendidikan sekolah, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengembangkan lima strategi, yakni (1) optimalisasi pelaksanaan Pendidikan Agama Islam, (2) integrasi Iptek dan Imtaq dalam proses pembelajaran, (3) pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler berwawasan Imtaq, (4) penciptaan situasi yang kondusif dalam kehidupan sosial di sekolah, dan (5) melaksanakan kerjasama antara sekolah dengan orangtua dan masyarakat.

Sesuai dengan perubahan struktur organisasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, dipandang perlu dibangun paradigma baru yang relevan dengan program peningkatan Imtaq dengan melibatkan seluruh komponen sekolah, termasuk pemangku kepentingan sekolah atau stakeholders pendidikan. Paradigma baru ini kemudian dikenal dengan Pemberdayaan Sekolah Berwawasan Imtaq.

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan melalui program Pembinaan Sekolah Berwawasan Imtaq tersebut adalah (1) semiloka peningkatan Imtaq Siswa, (2) Integrasi Imtaq-Iptek dalam proses pembelajaran di sekolah, (3) Bulletin/Poster Religiusitas, (4) Lomba Karya Tulis Peningkatan Imtaq, dan (5) Pemberian Subsidi Pemberdayaan Sekolah Berwawasan Imtaq.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.